Confined Space (Ruang Terbatas)

Confined Space (Ruang Terbatas)

Confined Space (Ruang Terbatas)

Katigapedia. Confined Space adalah ruang yang cukup besar dan luas serta memungkinkan pekerja masuk dan bekerja di dalamnya yang mempunyai akses masuk dan keluar terbatas serta tidak dirancang untuk tempat kerja.


Ciri-ciri dari confined space adalah sebagai berikut:

  • Memiliki bukaan yang terbatas baik untuk masuk maupun keluar.
  • Adaruang untuk masuk yang cukup besar atau setidaknya sebagian terbuka.
  • Tidak dirancang untuk manusia berada didalamnya terus menerus.
  • Ventilasi yang tidak memadai.
  • Berpontensi mengandung gas beracun.


Contoh-contoh ruang terbatas tersebut diantaranya adalah:

  • Tanki penyimpanan air, bahan bakar atau tanki bahan-bahan kimia,
  • Bunker,
  • Terowongan,
  • Sumur air konvensional,
  • Saluran pembuangan, selokan, septic tank atau saluran limbah,
  • Silo ( gudang penyimpanan bahan-bahan tertentu ),
  • Container dan lain sebagainya.


Jenis aktifitas yang dapat menyebabkan seseorang masuk ke dalam ruang terbatas, diantaranya:

  • Perawatan atau pembersihan,
  • Pemeriksaan,
  • Pekerjaan panas ( pengelasan, penggerindaan, pemotongan ),
  • Perbaikan atau pemasangan peralatan,
  • Proses pertolongan pada korban di dalam ruang terbatas.


Potensi bahaya di confined space

a. Kekurangan / Kelebihan oksigen

Kadar Oksigen yang diijinkan untuk bekerja adalah 19.5 ~23.5 %

Kekurangan oksigen (aspiksia) dapat diakibatkan oleh konsumsi atau perpindahan oksigen selama :

  • proses pembakaran zat yang mudah terbakar
  • proses bakterial (proses fermentasi)
  • reaksi kimia

Kelebihan oksigen sebagai pemicu kebakaran dan peledakan, hal-hal yang perlu dihindari :

  • jangan menggunakan oksigen murni untuk ventilasi
  • jangan menyimpan tangki gas bertekanan di dalam ruang terbatas

b. Bahan mudah terbakar dan meledak

Faktor yang mempengaruhi terjadinya kebakaran / peledakan :

  • oksigen
  • gas / uap / deu yang mudah terbakar
  • sumber api (percikan proses pengelasan, merokok, percikan proses penggerindaan)

c. Bahan Beracun

Berasal dari gas beracun disekitar tersebut seperti gas SO2, NH3, CO. Bisa juga berasal dari sifat pekerjaan seperti pengelasan, penggerindaan, dll.

d. Perangkap

Harus dihindari juga bahaya terperangkap dari cairan / padatan yang mengalir. Apabila terdapat bahaya terpeangkap bahaya tersebut harus diisolasi / ditutup terlebih dahulu

e. Struktur dan konfigurasi ruang

Beberapa ruang confined space mempunyai konfigurasi ruang yang menimbulkan bahaya seperti tangga yang tidak kokoh, permukaan yang basah dan licin, area yang sempit, cahaya yang tidak memadai.

f. Sumber-bahaya lain

Beberapa bahaya lain yang bersumber dari :

  • bahaya mekanik seperti impeler yang berputar karena belum dimatikan
  • bahaya terengat listrik karena penyambungan kabel listrik yang tidak sesuai


Bahaya lain yang terdapat didalam confined space:

  • Hambatan dalam ruangan tersebut;
  • Kurangnya pencahayaan dan visibilitas;
  • Listrik;
  • Kebisingan yang berlebihan;
  • Panas;
  • Tenggelam kedalam kantong cairan;
  • Terkena benda jatuh;
  • Adanya peralatan internal / mesin (mixer, penukar panas, dll);
  • Sulit akses dan jalan keluar;
  • Jatuh dari ketinggian (kolom, dll);
  • Dll.


Confined space dikasifikasikan menjadi :

1. Confined space dengan ijin masuk

Katagori confined space dengan ijin masuk adalah apabila terdapat 1 atau lebih potensi bahaya sbb:

  • Mengandung gas atmosfir yang berbahaya
  • Mengandung material yang berpotensi memerangkap pekerja di dalamnya.
  • Mengandung konfigurasi / dtruktur yang sedimikian rupa sehingga pekerja dapat terperangkap
  • Mengandung bahaya lainnya (listrik, panas, dll)

2. Confined space tanpa ijin masuk.

  • Tidak mengandung potensi bahaya diatas
www.katigapedia.my.id

Posting Komentar

0 Komentar