Engineering Control (Pengendalian Bahaya K3)

 Engineering Control (Pengendalian Bahaya K3)

Engineering Control (Pengendalian Bahaya K3)

Engineering Control (Pengendalian Bahaya K3)

Katigapedia. Engineering control adalah proses pengendalian risiko dengan merekayasa suatu alat atau bahan dengan tujuan mengendalikan bahayanya. Engineering control kita lakukan apabila proses substitusi tidak bisa dilakukan. Biasanya terkendala dari segi biaya untuk penggantian alat dan bahan oleh karena itu, kita melakukan proses rekayasa engineering.


Contoh Penerapan Teknik Engineering Control

Pemasangan Cover Motor

Kalau anda perhatikan, kipas pada motor pompa, blower atau kompresor dilengkapi dengan cover atau penutup. Tujuannya adalah agar resiko terkena potensi bahaya putaran kipas bisa dihindari.

Insulation Pada Pipa Steam

Selain untuk menghindari hilangnya energi panas (heat loss) dari steam, insulation pada pipa steam juga memiliki fungsi safety.

Suhu steam yang sangat panas, dapat membuat orang cedera. Nah, untuk mengurangi resiko ini maka dipasanglah insulation dengan ketebalan tertentu. Sehingga, suhu pada bagian luar insulation sudah sangat berkurang dibandingkan dengan suhu steam di dalam pipa.

Pemasangan Pagar Pengaman Pada Lokasi Transformer

Contoh yang ketiga ini adalah penerapan engineering control untuk melindungi pekerja dari bahaya sengatan listrik tegangan tinggi.

Menurunkan Suhu Proses

Jika suatu proses produksi berlangsung pada suhu 200oC misalnya, maka menurunkannya menjadi lebih rendah – sebut saja 100oC – merupakan contoh lain pengendalian bahaya dengan metode engineering control.

Potensi bahaya karena suhu yang tinggi, menjadi berkurang setelahnya.

Penggunaan Alat Angkat (Angkut)

Pengangkatan manual atau pemindahan manual berpotensi menyebabkan beberapa resiko. Diantaranya adalah tertimpa benda berat dan tidak ergonomis.

Potensi bahaya ini bisa dikurangi dengan menggunakan manual lifter, air balancer atau keranjang dorong.

Penggunaan Vacuum Cleaner Untuk Membersihkan Debu

Menghisap debu berpotensi membahayakan keselamatan dan juga kesehatan pekerja. Alih-alih menggunakan cara konvensional – menggunakan sapu, menggunakan vacuum cleaner menjadi cara yang jauh lebih aman.

www.katigapedia.my.id

Posting Komentar

0 Komentar