Getaran K3

Getaran K3

Getaran K3

Katigapedia. Getaran adalah gerakan teratur dari benda atau media dengan arah bolak- balik dari kedudukan keseimbangannya. Getaran terjadi saat mesin atau alat dijalankan dengan motor, sehingga pengaruhnya bersifat mekanis (Anies, 2014). Getaran adalah gerakan bolak-balik cepat (reciprocating), memantul ke atas dan ke bawah atau ke belakang dan kedepan. Gerakan tersebut terjadi secara teratur dari bendaatau media dengan arah bolak balik dari kedudukannya (ILO, 2013)


Getaran dihasilkan oleh :

  • Mesin-mesin diesel, mesin produksi
  • Kendaraan-kendaraan, Tractor, truk, bus, tank dll
  • Alat-alat kerja tangan ( hand tool ) dengan menggunakan mesin : jack hammer ( pembuka jalan ), pneumatic hammer ( pabrik besi ), jack lec drill ( pengebor batu gunung, karang dll )


Menurut Anies Tahun 2014, Getaran mekanis dibagi dalam dua jenis yaitu getaran seluruh tubuh dan getaran getaran lengan tangan.

a. Getaran Seluruh Tubuh (Whole Body Vibration)

Vibrasi mekanis dapat dirasakan dan terjadi pada seluruh tubuh pada range frekuensi yang sangat besar yaitu antara 0,1 – 10000 Hz. Vibrasi seluruh tubuhi umumnya dialami pengemudi kendaraan, traktor, bus, helikopter. Vibrasi seluruh tubuh oleh alat angkut tersebut dapat menimbulkan seluruh badan menjadi ikut bergetar oleh beroperasinya alat – alat berat yang memindahkan vibrasi mekanis dari alat berat yang dimaksud ke seluruh badan tenaga kerja lewat vibrasi lantai melalui kaki.

b. Getaran Lengan Tangan (Hand Arm Vibration)

Getaran lengan-tangan yaitu getaran yang merambat melalui tangan akibat pemakaian peralatan yang bergetar. Frekuensi yang berkisar antara antara 2-1500 Hz berpotensi untuk menimbulkan kerusakan jaringan. Getaran pada alat yang frekuensinya 5-20 Hz, meskipun relatif kecil tetapi sudah berbahaya.


Ada beberapa cara untuk mengurangi bahaya keterpaparan vibrasi atau Hav

  • Dengan meredam peralatan disebelah dalam
  • Dengan menyisipkan peredam antara tool housing dan tangan
  • Mengoperasikan alat dengan remote controle
  • Dengan mengurangi waktu terpapar dengan operator
  • Memeriksa alat sebelum menggunakannya untuk memastikan alat tersebut terpelihara dan dapat dioperasikan dengan baik.
  • Memastikan alat disimpan di tempat yang jelas supaya alat tersebut tetap dapat digunakan.
  • Menghindari penggunaan alat yang berlebihan

Posting Komentar

0 Komentar