APAR (Penjelasan Lengkap, Fungsi, Jenis dan Cara Penggunaan)

APAR (Penjelasan Lengkap, Fungsi, Jenis dan Cara Penggunaan)

APAR (Penjelasan Lengkap, Fungsi, Jenis dan Cara Penggunaan)

APAR (Penjelasan Lengkap, Fungsi, Jenis dan Cara Penggunaan)

www.katigapedia.my.id Pengertian  APAR (Alat Pemadam Api Ringan)  adalah  Alat pemadaman yang bisa dibawa / dijinjing dan gunakan / dioperasikan oleh satu orang dan berdiri sendiri, mempunyai berat antara 0,5kg sampai dengan 16 kg Apar merupakan alat pemadam api yang pemakaiannya dilakukan secara manual dan diarahkan dengan cara menyapu dari titik terluar menuju titik terdalam dimana api berada. 

APAR dikenal sebagai alat pemadam api portable yang mudah dibawa, cepat dan tepat di dalam penggunaan untuk awal kebakaran, selain itu karena bentuknya yang portable dan ringan sehingga mudah mendekati daerah kebakaran. Dikarenakan fungsinya untuk penanganan dini, peletakan APAR-pun harus ditempatkan di tempat-tempat tertentu dan mudah terlihat sehingga memudahkan didalam penggunaannya.


Fungsi / Kegunaan APAR :

Untuk mencegah dan memadamkan kebakaran yang masih kecil.


Pemasangan dan penempatan APAR :

  • Setiap APAR dipasang pada posisi yang mudah dilihat dan dijangkau dan tidak boleh terhalangi benda apa pun.
  • Pemasangan APAR harus sesuai dengan jenis benda / tempat yang dilindungi
  • Setiap APAR harus dipasang menggantung dan terlindung
  • Pemasangan APAR dengan ketinggian max. 1,2 mtr
  • Pemasangan APAR tidak boleh diruangan yang mempunyai suhu lebih dari 49º C dan di bawah 4º C


Persyaratan Teknis APAR :

  • Tabung harus dalam keadaan baik ( tidak berkarat )
  • Dilengkapi dengan etiket cara – cara penggunaan yang memuat urutan singkat dan jelas tentang cara penggunaannya
  • Segel harus dalam keadaan baik
  • Tidak ada kebocoran pada membran tabung gas tekanan tinggi ( Cartridge )
  • Slang harus dalam keadaan baik, tidak boleh ada retakan dan tahan tekanan tinggi.
  • APAR jenis busa / foam, tabung dalamnya tidak bocor serta lubang pengeluaran tidak tersumbat
  • Bahan baku pemadaman harus selalu dalam keadaan baik
  • Tutup tabung harus baik dan tertutup rapat
  • Warna tabung harus mudah dilihat sesuai dengan jenis APAR


Jenis-jenis APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Berdasarkan Bahan pemadam api yang digunakan, APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dapat digolongkan menjadi beberapa Jenis. Diantaranya terdapat 4 jenis APAR yang paling umum digunakan, yaitu :

1. Alat Pemadam Api (APAR) Air / Water

 APAR Jenis Air (Water) adalah Jenis APAR yang disikan oleh Air dengan tekanan tinggi. APAR Jenis Air ini merupakan jenis APAR yang paling Ekonomis dan cocok untuk memadamkan api yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Kain, Karet, Plastik dan lain sebagainya (Kebakaran Kelas A). Tetapi akan sangat berbahaya jika dipergunakan pada kebakaran yang dikarenakan Instalasi Listrik yang bertegangan (Kebakaran Kelas C).

2. Alat Pemadam Api (APAR) Busa / Foam (AFFF)

APAR Jenis Busa ini adalah Jenis APAR yang terdiri dari bahan kimia yang dapat membentuk busa. Busa AFFF (Aqueous Film Forming Foam) yang disembur keluar akan menutupi bahan yang terbakar sehingga Oksigen tidak dapat masuk untuk proses kebakaran. APAR Jenis Busa AFFF ini efektif untuk memadamkan api yang ditimbulkan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Kain, Karet dan lain sebagainya (Kebakaran Kelas A) serta kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak, Alkohol, Solvent dan lain sebagainya (Kebakaran Jenis B).

3. Alat Pemadam Api (APAR) Serbuk Kimia / Dry Chemical Powder

APAR Jenis Serbuk Kimia atau Dry Chemical Powder Fire Extinguisher terdiri dari serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari Mono-amonium danammonium sulphate. Serbuk kering Kimia yang dikeluarkan akan menyelimuti bahan yang terbakar sehingga memisahkan Oksigen yang merupakan unsur penting terjadinya kebakaran. APAR Jenis Dry Chemical Powder ini merupakan Alat pemadam api yang serbaguna karena efektif untuk memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran seperti Kelas A, B dan C.

APAR Jenis Dry Chemical Powder tidak disarankan untuk digunakan dalam Industri karena akan mengotori dan merusak peralatan produksi di sekitarnya. APAR Dry Chemical Powder umumnya digunakan pada mobil.

4. Alat Pemadam Api (APAR) Karbon Dioksida / Carbon Dioxide (CO2)

APAR Jenis Karbon Dioksida (CO2) adalah Jenis APAR yang menggunakan bahan Karbon Dioksida (Carbon Dioxide / CO2) sebagai bahan pemadamnya.  APAR Karbon Dioksida sangat cocok untuk Kebakaran Kelas B (bahan cair yang mudah terbakar) dan Kelas C (Instalasi Listrik yang bertegangan).


Aspek Penting Dalam Pemadaman

Padamkan api secara mandiri atau dapat dengan memanggil petugas pemadam kebakaran untuk mengantisipasi suatu kebakaraan yang terjadi. Dan anda juga harus langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api lebih cepat terpadamkan dan tidak akan menimbulkan adanya pembesaran pada api.

APAR (Penjelasan Lengkap, Fungsi, Jenis dan Cara Penggunaan)
  • Arah angin

Jangan menyemprot api berlawanan dengan arah angin. Karena dapat menyebabkan tidak adanya keberhasilan dalam memadamkan api. Karena itu anda harus menyemprot dengan satu arah angin.

  • Jarak anda dengan sumber api

Jarak yang ideal adalah sekitar 1-1,5 meter. Selama proses memadamkan api, anda harus melakukan gerakan sweep dengan terus menerus agar tidak ada tambahan api yang akan menyebar ke seluruh permukaan yang mudah terbakar.

  • Jenis benda yang terbakar

Anda dapat memperkirakan resiko yang akan anda hadapi atau tanggung. Dan anda harus memperhatikan orang yang ada di sekitar anda supaya lebih menjauh dari tempat yang akan di padamkan. www.katigapedia.my.id


Kelas-kelas (Golongan) Kebakaran

Kita perlu mengetahui kelas-kelas (golongan) kebakaran atau sumber penyebab terjadinya api supaya jenis APAR yang dipergunakan efektif dalam mengendalikan kebakaran tersebut. Dalam Permenaker No. Per-04/MEN/1980, kelas atau golongan kebakaran dibagi menjadi 4 golongan yaitu Golongan A, B, C dan D.

Berikut ini adalah Kelas atau Golongan Kebakaran beserta Jenis APAR yang efektif untuk memadamkannya :

  • Kebakaran Kelas A

Kebakaran Kelas A merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Plastik, Kain, Kayu, Karet dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas A adalahAPAR jenis Cairan (Water), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

  • Kebakaran Kelas B

Kebakaran Kelas B merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak (Bensin, Solar, Oli), Alkohol, Cat, Solvent, Methanol dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas B adalah  APAR jenis Karbon Diokside (CO2), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

  • Kebakaran Kelas C

Kebakaran Kelas C merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh Instalasi Listrik yang bertegangan. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas C adalah APAR jenis Karbon Diokside (CO2) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

  • Kebakaran Kelas D

Kebakaran Kelas D merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan logam yang mudah terbakar seperti sodium, magnesium, aluminium, lithium dan potassium. Kebakaran Jenis ini perlu APAR khusus dalam memadamkannya.


Cara Penggunaan Apar

  1. Tarik/lepas Pin pengunci tuas APAR/Tabung pemadam agar dapat untuk digunakan.
  2. Arahkan selang ke titik pusat api yang akan dipadamkan.
  3. Tekan tuas untuk mengeluarkan isi APAR / tabung pemadam yang akan digunakan dalam memadamkan api.
  4. Sapukan secara baik dan merata sampai api padam.
  5. Aim atau arahkan selang ke bagian dasar api. Dan jangan sampai lupa untuk memastikan tabung agar berdiri tegak lurus supaya arahan yang ingin dibuat akan lebih maksimal dan lebih mempercepat penggunaan APAR.
  6. Squeeze atau tekan valve atau handle hingga api mati atau hingga isi tabung habis, dengan itu akan mempermudah anda untuk dapat memadamkan api yang akan dipadamkan dengan menggunakan APAR
  7. Sweep atau gerakan menyapu dilakukan dengan cara seperti gerakan menyapu yang anda lakukan sehari-hari, anda bisa melakukannya dengan sweep dari sisi ke sisi atau dari kiri ke kanan seperti yang anda lakukan saat menyapu.

Posting Komentar

0 Komentar