Tujuan & Contoh Prosedur K3 di Perusahaan

Tujuan & Contoh Prosedur K3 di Perusahaan

Tujuan & Contoh Prosedur K3 di Perusahaan

Prosedur adalah serangkaian aksi yang spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan cara yang baku (sama) agar selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama, semisal prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, Prosedur Masuk Sekolah, Prosedur berangkat sekolah, dan sebagainya.

Lebih tepatnya, kata ini bisa mengindikasikan rangkaian aktivitas, tugas-tugas, langkah-langkah, keputusan-keputusan, perhitungan-perhitungan dan proses-proses, yang dijalankan melalui serangkaian pekerjaan yang menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan, suatu produk atau sebuah akibat. Sebuah prosedur biasanya mengakibatkan sebuah perubahan.


Struktur Teks Prosedur

Dalam penyusunannya, teks prosedur memiliki struktur, yakni:

1. Tujuan

Pada awal pembuatan teks prosedur, penulis biasanya memberikan penjelasan terkait tujuan dalam penyusunan teks prosedur. Hal ini juga bisa menginformasikan hasil akhir yang akan dicapai.

2. Material

Merupakan hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan dan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan atau pembuatan kegiatan tersebut. Bagian ini berisi informasi tentang alat/bahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan.

3. Langkah-langkah

Bagian ini menjelaskan tentang proses atau tahapan yang harus dilakukan demi mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan tujuan dari teks prosedur. Langkah-langkah yang dibuat harus secara berurutan. Selain itu, susunannya harus logis, sistematis, dan mudah dipahami oleh pembaca.

4. Penegasan Ulang/Kesimpulan

Bagian terakhir ini menjelaskan tentang simpulan dari suatu prosedur yang telah dilakukan. Bagian ini bersifat opsional, yakni boleh ada dan boleh tidak ada dalam teks prosedur.


Ciri-Ciri Teks Prosedur

Sama halnya dengan teks yang lain, teks prosedur memiliki beberapa ciri antara lain:

  1. Menggunakan kalimat perintah;
  2. Terdapat panduan yang harus dilakukan;
  3. Menggunakan kata kerja aktif;
  4. Menggunakan konjungsi (kata hubung);
  5. Terdapat aturan dalam hal bahan atau kegiatan;
  6. Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan rincian waktu, tempat dan cara;
  7. Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut;


Hal-Hal yang Perlu di Perhatikan dalam Prosedur K3

  1. Prosedur K3 harus dibuat melibatkan semua pihak yang ada di dalam suatu proses tersebut
  2. Prosedur K3 harus sejalan dengan identifikasi resiko dan bahaya sehingga pencegahan dan penanganannya sudah sesuai
  3. Prosedur K3 harus disosialisasikan kepada semua pihak yang berkerja di dalamnya
  4. Prosedur K3 dapat dibuat proster maupun flow agar mempermudah mengingat proses pekerjaan yang aman


Contoh Prosedur K3 di Perusahaan

  1. Prosedur Gawat Darurat
  2. Prosedur Penanganan Limbah B3
  3. Prosedur Penanganan Kecelakaan Kerja
  4. Prosedur Izin Kerja
  5. Prosedur Penggunaan APD
  6. Prosedur Safety Induksi
  7. Prosedur P2K3
www.katigapedia.my.id

Posting Komentar

0 Komentar