Mengenal Near Miss "Hampir Celaka" K3

Mengenal Near Miss "Hampir Celaka" K3

Mengenal Near Miss "Hampir Celaka" K3

Katigapedia. “Near Miss” adalah sebuah kejadian tak terduga/tak terencana (unplanned event) yang tidak menghasilkan kerusakan atau cedera tapi memiliki potensi untuk mengarah kesana. Umumnya kejadian ini murni karena kesalahan manusia atau Human Error. Bahasa lain menyebutnya dengan “Close Call” dan juga “Near Collision”.

Ketika kita pernah mengucapkan kata “hampir saja” atau “untung saja” itu artinya near miss telah berhadapan dengan kita. Jadi apa itu near miss? Menurut National Safety Council (NSC), near miss (hampir celaka atau nyaris celaka) adalah suatu peristiwa yang tidak direncanakan, tidak mengakibatkan cedera, penyakit, atau kerusakan properti tetapi memiliki potensi untuk mengakibatkan kerugian-kerugian tersebut.

Sementara McKinnon dalam bukunya yang berjudul Safety Management Near miss Identification, Recognition, and Investigation , mendefinisikan near miss sebagai berikut:

  1. Sebuah kejadian yang tidak diinginkan, dalam keadaan yang sedikit berbeda dapat mengakibatkan kerugian bagi manusia, kerusakan properti, atau gangguan bisnis atau kombinasi dari ketiganya.
  2. Kecelakaan tanpa cedera atau kerusakan.
  3. Sebuah peristiwa yang hampir mengakibatkan cedera atau kerusakan.

Near miss bukan suatu kejadian kebetulan, ada tiga faktor penyebab terjadinya near miss di tempat kerja, yakni tindakan tidak aman (unsafe act), kondisi tidak aman (unsafe condition), dan terburu-buru atau nekat melakukan short cut (jalan pintas) dalam menyelesaikan pekerjaan tanpa memperhatikan aspek keselamatan.


Berikut Tips untuk mengatasi kejadian “Near Miss” :

  1. Anggaplah perjalanan kita sebagai lahan latihan (Training). Setiap Kilometer yang kita tempuh berpotensi mengalami Kecelakaan. Every K over is a Killer.
  2. Hitung secara umum seberapa besar atau sering kita mengalami event “Near Miss”. Semakin Kecil kita terlibat dalam kondisi nyaris (kecelakaan) tentunya akan semakin baik.
  3. Jika Hari pertama dalam perjalanan terjadi 5 kali nyaris (celaka) maka di hari berikutnya angka tersebut harus di turunkan hingga ke nilai terkecil.

Posting Komentar

0 Komentar